Dosen FAI UMI Beri Pelatihan Daiyah Majelis Taklim Assakinah

Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI), Surani MAg dan Dr Nashiruddin Pilo MA memberi pelatihan Daiyah bagi Majelis Taklim Assakinah Kelurahan Allepole, Kecamatan Lau, Maros, Minggu (4/8/2019).

Pelatihan ini oleh dosen FAI UMI ini sebagai implemantasi Pengabdian kepada Masyarakat dan Dakwah (PkMD) sebagai bentuk pengimplementasian dari tri darma perguruan tinggi.

Implementasi progam pengabdian tersebut merupakan kegiatan Internal bagi dosen UMI di bawah naungan langsung Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) dengan program Pengabdian kepada Masyarakat dan Dakwah (PkMD).

Pelatihan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Majelis Taklim Assakinah Kelurahan Allepolea dan bertempat di Masjid Nurul Ittihad Hj Asseng Taba Kabupaten Maros.

Ketua Tim PkMD-UMI Rani, menyampaikan, dalam pengabdian masyarakat ini para peserta dibekali pengetahuan khususnya para Pengurus dan anggota Majelis Taklim Assakinah Allepolea.

“Sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam melaksanakan syiar Islam di tengah-tengah masyarakat serta dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT,” ujarnya.

Peserta dalam Pelatihan ini diberikan materi tentang; Keutamaan berdakwah, Dasar hukum, Metode & Sistematika berdakwah serta Praktikum berdakwah dengan Pemateri Dr Nashiruddin Pilo MA yang juga Ketua Prodi Komunikasi Penyiaran Islam FAI-UMI.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Assakinah Mia Jumaiya menyampaikan apresiasinya dan ucapan terima kasih atas program ini.

Karena pelatihan ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di tempat kami dan secara langsung dapat menambah pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana menyampaikan pesan dakwah yang baik dan bijak kepada masyarakat.

“Terutama bagi masyarakat di Kelurahan Allepolea-Maros,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada UMI karena telah merekomendasikan Kelurahan Allepolea sebagai tempat PkMD tahun 2019 melaui LPkM-UMI.

“Dan berharap program ini dapat berkelanjutan dengan program-program yg lain untuk pemberdayaan masyarakat kami,” ujarnya. (*)

Sumber: