PkM-Workshop Dampak Perkawinan Usia Dini

Dosen Fakultas Agama Islam UMI, Syarifa Raehana, S. Ag., M. Ag. menggelar Workshop Dampak Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, 5 September 2019 di SMPN 1 Parangloe.

Kegiatan dilaksanakan oleh Tim Syarifa Raehana, S. Ag., M. Ag sebagai ketua Tim dan Dra. A. Soraya Bughaib, MA. sebagai anggota dan melibatkan unsur mahasiswa sebanyak 2 orang dan diikuti oleh 25 orang perwakilan dari siswa dan 25 orang tua/wali siswa. Hadir tokoh agama dan unsur pemerintah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahanan kepada siwa dan orang tua tentang dampak yang dapat ditimbulkan dari perkawinan dini, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, kependudukan serta keharmonisan dalam keluarga.

Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan workshop adalam melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan peserta secara aktif melihat fenomena sosial terkait dengan pernikahan dini.

Kegiatan ini juga sekaligus berusaha untuk membangun kesepahaman antara orang tua dengan anak kan potensi yang dimiliki oleh anak yang dapat dikembangkan dalam rangka mencapai cita-cita anak.

Penggalian potensi dan penyusunan mimpi-mimpi kedepan (cita-cita) anak dilakukan secara partisipatif oleh peserta. Harapan dari ini semua adalah hendak memberi penyadaran kepada anak dan orangtua terhadap pentingnya mencegah pernikahan dini agar mimpi-mimpi (cita-cita) anak dapat tercapai.

Kepala SMPN 1 Parangloe, Hj. Ummihati, S. Pd berharap, agar UMI sebagai lembaga mitra pemerintah Kecamatan Parangloe, lebih sering menyapa masyarakat secara khusus di SMPN 1 Parangloe ini sebagai konsekuensi dari penepatapan wilayah ini sebagai Desa Mitra Binaan UMI.
“Terima kasih atas perkenan Tim Pengabdi menunjuk sekolah kami sebagai mitra. Semoga ke depan kegiatan- kegiatan pengembangan dapat dilaksanakan lagi di sekolah kami,” ungkapnya.

previous arrow
next arrow
Slider