Kepala Humas UMI Raih Gelar Doktor di UIN Alauddin

promosi-doktor-humas-umiKepala Humas Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Nurjannah Abna SS MPd resmi bergelar doktor setelah mengikuti ujian promosi doktor di bidang ilmu agama Islam Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Islam (UIN) Alauddin Makassar di Gedung PPs UIN alauddin, Rabu (30/10/2013).

Nurjannah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Problematik Penerapan Nazariyah Al-Furu dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Universitas Muslim Indonesia.

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Dr A Qadir Gassing HT MS menjadi Ketua Sidang Rektor pada ujian promosi doktor ini.

Nurjannah mengatakan, penerapan nazariyah al-furu sebagai teori bahasa Arab digunakan pada Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Agama Islam UMI.

“Penerapan teori ini telah berlangsung lama sejak berdirinya UMIi dan dianggap efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran bahasa Arab,” ujarnya.

Pembelajaran bahasa Arab dengan teori ini dianggap lebih terarah, memiliki silabi dan buku sendiri sehingga pengetahuan peserta didik lebih mendalam dan terarah terhadap suatu pokok persoalan.

Menurutnya nazariyah al-furuq bagi kedua jurusan tersebut karena pembelajarannya terfokus dan tuntas antar materi ajar yang satu dengan yang lainnya memilik keterkaitan sehingga pemahamannya lebih mendalam.

Penerapannya dalam pembelajaran bahasa Arab di UMI dengan pembagian materi secara bercabang. Hal in bertujuan agarr peserta didik lebih fokus dan terarah dalam menerima materi. “Bukan berarti pemisahan antar mata pelajaran tanpa ada kaitan antar yang satu dengan yang lainnya melaikan sebaliknya pendidikan diituntut kreativiitas untuk menunjukkan keterkaiitan bahasa Arab sebagai sistem yang dapat dibagi atas cabang,” tambahnya.

Penerapan nazariyah al-furuq sangat efektif karena lebih mengarahkan pendalaman kajian keilmuan khususnya bahasa dan sastra Arab. Mekipun dalam pelaksanaanya masih ditemukan pedidik tidak konsisten dengan mater yang disampakan, malah penggabungan degan nazariyah al-wahdah.

Ujian promosi doktor ini dihadiri Ketua YW UMI Mokhtar Noerjaya, Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar MA, Ketua MUI Sulsel AGH Sanusi Baco, Rektor UIM Dr Majdah M Zain, pengurus Muslimat NU Sulsel, dan beberapa undangan lainnya.

Sumber: tribun-timur.com

Mahasiswa FAI UMI Gelar Progresif

progresif-mahasiswa-umiPuluhan mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMI menggelar Program Pencerahan Intensif (progresif) bertajuk  Rejuvinasi paradigma mahasiswa menuju progresifitas berfikir Islami di Gedung FAI UMI, Sabtu (5/10/2013). Ketua Panitia Progresif, Riswan mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan ilmu yang praktis bagi mahasiswa FAI UMI.

“Khususnya sebagai bekal menjadi calon pemimpin masa depan,” ujarnya. Selain itu, kegiatan ini semacam pengkaderan dalam merekrut calon-calon pengurus Lembaga Mahasiswa FAI yang kreatif dan inovatif.

Hadir sebagai pemateri Dr M Ishaq Samad MA yang membahas tentang networking dan bobbying. Dikatakannya networking atau jaringan pada dasarnya dalam Islam dikenal istilah silaturrahim, yakni menjalin hubungan baik dengan sesama manusia.

“Dalam membangun jaringan diperlukan kemampuan melobi serta memiliki kredibiltas dan strategi yang jitu sehingga jaringan dapat diperluas dan jaringan yang telah dibangun tetap terpelihara dengan baik,” jelasnya. (*)

LPDKI UMI Gelar Lailatul Muhaasabah

zikir-malamLailatul Muhaasabah (malam introspeksi diri) berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI (7/6) usai shalat Isya berjamaah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami UMI bekerjasama dengan Wakil Dekan IV UMI serta didukung oleh Harian Fajar, Harian Tribun Timur, Koran Upeks dan Harian Rakyat Sulsel.

Acara dihadiri sekitar 800-an mahasiswa-mahasiswi UMI. Hadir Wakil Rektor 5 UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA yang sekaligus memimpin muhaasabah dan zikir. Hadir pula Dekan Fakultas Farmasi Prof.Tajuddin Naid dan para wakil Dekan IV UMI.

“Baru kali ini ada kegiatan lailatul muhaasabah di UMI dan sangat bagus untuk melanjutkan Program Pencerahan Qalbu UMI,” ungkap Prof Tajuddin dalam sambutannya.

Diharapkan agar bisa dilakukan setiap malam jum’at untuk meningkatkan ketaqwaan dan memotivasi mahasiswa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, untuk meramaikan  masjid dalam mengembangkan UMI menuju kampus Islami.

Sementara itu WD 4 FKM Dr.H.Nukman,MA menyatakan bahwa kegiatan seperti ini  untuk membina iman dan taqwa mahasiswa. “Insya Allah yang akan datang lailatul muhaasabah bisa dilakukan sampai dhuha,” harapnya.

Dekan Fakultas Hukum yang diwakili WD1 menyatakan sangat mendukung program ini, bahkan ke depan perlu melibatkan seluruh dosen, staf dan mahasiswa. Karena kalau di rumah mungkin susah melaksanakan zikir dan shalat tasbih sendirian. “Harapan kita ini tindak lanjut dari Padanglampe, dan kelihatannya baru tahun ini ada tindak lanjut Pencerahan Qalbu UMI. Semoga ini bisa berjalan terus demi tegaknya syiar Islam di UMI,” harapnya.

Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA menyampaikan Lailatul Muhaasabah merupakan kegiatan pertama. Malam ini dilaunching sebagai upaya UMI melanjutkan Pencerahan Qalbu. “Semoga ini menjadi kegiatan rutin dan bisa melembaga sehingga program kampus Islami dapat terlaksana yang sudah 30 tahun lalu  dicanangkan oleh almarhum Prof. Dr. H.Abdurrahman Basalamah”, harapnya.

Lanjut dikatakan bahwa muhaasabah perlu dilakukan untuk evaluasi diri. Karena di akhirat kelak akan dilakukan perhitungan.Bahkan para tokoh Islam terdahulu juga sering mengevaluasi dirinya. Dikatakan pula bahwa kegiatan ini sebagai follow up PQ Padanglampe untuk melakukan pengisian diri sehingga ibaratnya baterai, hati dan pikiran bisa di cas kembali, untuk memperbaiki qalbu kita.

“Sungguh beruntunglah orang yang membersihkan jiwanya. Marilah mensucikan diri kita jangan sampai kotor”, ajaknya.

Muhaasabah dipandu Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA yang mengingatkan mahasiswa untuk banyak bertaubat atas dosa yang pernah dilakukan dan hormat pada orang tua dan dosen sehingga hati dan pikiran bersih dari segala dosa.

Sesudah zikir, kegiatan  lailatul muhaasabah diakhiri dengan shalat taubat dan shalat tasbih dengan imam Dr.H.Agus Salim

Panitia Pekan Maulid UMI Berkunjung ke Harian Tribun Timur

TribunRektor UMI menyatakan “Terima kasih kami sangat direspon oleh Tribun Timur dan UMI juga mengapresiasi dengan baik kontribusi Tribun Timur dalam memberitakan UMI secara posiitf di media, sehingga  mengangkat citra kami di UMI”, katanya.

Rombongan UMI diterima Manajer Produksi Online Amir dan menyatakan “kami juga berterima kasih atas kunjungan pimpinan UMI di Tribun Timur, karena tidak banyak Universitas yg mau kerjasama dengan media, tapi UMI alhamdulillah terjalin kerjasama yang harmonis”, katanya.

Ketua Panitia Pekan Maulid UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA menyampaikan rencana kegiatan panitia antara lain Kuiz Maulid dan Baca Berzanji antar majelis taklim se Sulsel, Kuis Asmaul Husna antar mahasiswa dan pelajar SMU, Lomba kreatifitas seni Nada dan Gaya, Lomba Hias Telur dan Kaddominnya, dan Seleksi Student Ambassador/Duta Mahasiswa Kampus Islami serta ceramah hikmah Maulid oleh Ustazah Khofifah Indar Parawansa. Untuk itu, Ishaq meminta kesediaan pihak Tribun Timur untuk kerjasama dan meliput berbagai kegiatan pekan Maulid UMI, harapnya.

Amir merespon baik harapan tersebut dengan mengajak panitia memanfaatkan Tribun Cetak, e-paper, Portal, Digital Newspaper, aplikasi android, dan berbagai produk program Tribun Timur. Selain itu, kegiatan seleksi Duta Mahasiswa sangat kreatif dan “kami siap menfasilitasi, khususnya mereka nanti akan diberi kesempatan mengikuti Citizen Journalism Training dan beberapa peluang lainnya”, urainya.