FAI UMI Kukuhkan 208 Calon Wisudawan, Perkuat Komitmen Lahirkan Alumni Berilmu dan Berakhlak

MAKASSAR — Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (FAI UMI) menggelar Yudisium dan Ramah Tamah Periode II Tahun 2026 di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum pengukuhan calon wisudawan sekaligus penguatan komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Sebanyak 208 calon wisudawan mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas 14 peserta dari Program Studi Hukum Keluarga, 16 peserta dari Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 90 peserta dari Pendidikan Agama Islam (PAI), 28 peserta dari Pendidikan Bahasa Arab (PBA), 16 peserta dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta 45 peserta dari Hukum Ekonomi Syariah (HES).
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh pimpinan Yayasan Wakaf UMI, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, serta para calon wisudawan.
Dekan: Yudisium Menjadi Awal Pengabdian
Dalam pesan akademiknya, Dekan FAI UMI, Dr. H. Akhmad Syahid, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi harus diikuti dengan tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yudisium bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan pengabdian. Lulusan FAI UMI harus menjadi teladan dalam keilmuan, akhlak, dan kepemimpinan Islami di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengharapkan para lulusan mampu menjaga integritas, terus mengembangkan kompetensi, serta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalankan profesi dan kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kualitas alumni tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi dan kontribusi nyata di tengah berbagai tantangan sosial.
Rektor Dorong Lulusan Menjaga Nama Baik Almamater
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian para calon wisudawan dan kontribusi sivitas akademika FAI UMI dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.
“Kami bangga atas capaian mahasiswa FAI UMI. Semoga para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dengan semangat keislaman dan profesionalitas,” tuturnya.
Rektor juga mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta membangun jejaring profesional yang produktif. Bekal keilmuan yang diperoleh selama masa studi diharapkan menjadi fondasi untuk menghadapi dunia kerja sekaligus mengembangkan pengabdian kepada masyarakat.
Yayasan Wakaf UMI Tegaskan Dukungan terhadap Pengembangan Akademik
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., turut menyampaikan apresiasi kepada para calon wisudawan, dosen, dan pimpinan fakultas atas capaian yang diraih. Ia menekankan pentingnya peran alumni sebagai representasi universitas yang membawa nilai keilmuan, akhlak, dan pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap para alumni FAI UMI mampu menjadi duta-duta ilmu dan akhlak yang membawa nama baik universitas di tengah masyarakat. Yayasan akan terus mendukung pengembangan akademik dan kelembagaan agar UMI semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Yayasan Wakaf UMI dalam memperkuat mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kapasitas kelembagaan universitas secara berkelanjutan.
Enam Wisudawan Berprestasi Raih Apresiasi
Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian adalah pemberian apresiasi kepada enam calon wisudawan berprestasi tingkat fakultas dari enam program studi. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas capaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di FAI UMI.
Dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Andi Nurfaisah meraih IPK 3,98 dengan predikat Dengan Pujian. Ia menyelesaikan studi dalam waktu empat tahun dengan skripsi berjudul “Optimalisasi Penyampaian Pesan Dakwah Melalui Aplikasi Digital Canva pada Jamaah Masjid Mardhiyyah Talasalapang Kota Makassar.”
Dari Program Studi Hukum Keluarga, Andi Mufdhillah meraih IPK 3,96 dengan predikat Dengan Pujian dan masa studi tiga tahun sebelas bulan. Skripsinya berjudul “Tinjauan Syariat Islam terhadap Foto Prewedding Pra Akad Nikah (Studi Kasus Desa Libureng, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone).”
Dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Nahda Haerunnisyah meraih IPK 3,97 dengan predikat Dengan Pujian. Ia menyelesaikan studi dalam waktu empat tahun melalui skripsi berjudul “Analisis Perilaku dan Etika Bisnis Pedagang Pakaian dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah di Pasar Sentral Takalala Kabupaten Soppeng.”
Dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Aldi Pratama meraih IPK 3,96 dengan predikat Dengan Pujian dan masa studi empat tahun. Skripsinya berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Student Center Learning (SCL) terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 30 Kota Makassar.”
Dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Hamidatul Halifah meraih IPK 3,97 dengan predikat Dengan Pujian. Ia menyelesaikan studi dalam waktu empat tahun dengan skripsi berjudul “Penerapan Metode Reciprocal Teaching dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatkan Maharah Al-Qira’ah Siswa Kelas VIII B SMP Islam Al Bayyinah Makassar.”
Sementara itu, dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Andi Hilwa Tenriola meraih IPK 3,95 dengan predikat Dengan Pujian dan masa studi tiga tahun sembilan bulan. Skripsinya berjudul “Kesulitan Belajar Matematika (Studi Kasus) Peserta Didik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Al-Fitrah UMI Kota Makassar.”
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik, serta membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Apresiasi Dosen Berprestasi dalam Riset dan Pengabdian
Selain pengukuhan calon wisudawan, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada dosen berprestasi di lingkungan FAI UMI. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dosen dalam pengembangan publikasi ilmiah, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada kategori Publikasi Internasional Bereputasi, penghargaan diberikan kepada Dr. H.M. Hasibuddin, S.S., M.Ag.; Dr. H.M. Akil, M.H.; dan Dr. H. Andi Bunyamin, M.Pd.
Untuk kategori Prestasi Lolos Hibah Penelitian BIMA dan BRIN, penghargaan diberikan kepada Dr. Jamaluddin, M.E., dan Dr. Sinta Kasim, M.E. Sementara itu, pada kategori Dosen Lolos Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA, penghargaan diberikan kepada Dr. Syarifa Raehana, M.Ag., dan Dr. Juhri, M.Hum.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya akademik yang produktif, meningkatkan motivasi dosen dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta mendorong pengembangan penelitian dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Momentum Syukur, Apresiasi, dan Silaturahmi
Ketua Panitia Yudisium dan Ramah Tamah FAI UMI Periode II Tahun 2026, Dr. Surani, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk mensyukuri keberhasilan para calon wisudawan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa, alumni, dosen, dan pimpinan fakultas.
“Kegiatan yudisium dan ramah tamah ini bukan hanya menjadi penanda keberhasilan akademik para calon wisudawan, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat silaturahmi dan rasa kebersamaan keluarga besar FAI UMI. Kami berharap para lulusan senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman, mengembangkan kompetensi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat serta almamater,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Yayasan Wakaf UMI, Rektor UMI, pimpinan fakultas, seluruh dosen, tenaga kependidikan, panitia, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Kami juga mengucapkan selamat kepada para calon wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat, membawa keberkahan, dan menjadi jalan untuk meraih kesuksesan serta memberikan pengabdian terbaik kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” tambahnya.
Meneguhkan Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan
Rangkaian ramah tamah menjadi ruang silaturahmi antara pimpinan, dosen, calon wisudawan, dan keluarga besar FAI UMI. Suasana kebersamaan yang terbangun mencerminkan hubungan kekeluargaan yang terus dipelihara sebagai bagian dari nilai-nilai kelembagaan UMI.
Melalui Yudisium dan Ramah Tamah Periode II Tahun 2026, FAI UMI meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya prestasi, dan melahirkan alumni yang memiliki kompetensi akademik, integritas, serta kepedulian sosial. Para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari perubahan positif dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.


